Mengenal 5 Pemain Keturunan Indonesia Di Belanda

Pemain Keturunan Indonesia Di Belanda

Belakangan ini, keinginan Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia dengan pemain keturunan, membuat nama-nama pemain keturunan Indonesia yang berkarir di luar negeri semakin bermunculan. Terutama pemain keturunan Indonesia di Belanda yang bertaburan.

1. Jay Idzes

Nama Jay Idzes belum lama ini menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan salah satu klub Eerste Divisie (Liga 2) Belanda, yakni Go Ahead Eagles, yang menarik perhatian publik.Jay Idzes lahir 2 Juni 2000 mempunyai kakek dan nenek yang berasal dari Jakarta, Indonesia. Jay lahir di Mierlo, Belanda dan telah bermain sepak bola sejak dia berusia 7 tahun. 

Karier sepak bola Jay Idzes dimulai saat bergabung dengan klub amatir SC Brabant di Mierlo. Jay Idzes bermain untuk tim itu selama 1,5 tahun. Jay Idzes menghabiskan dua tahun di tim utama FC Eindhoven. Bersama FC Eindhoven, Idzes mendapat cukup waktu bermain. Dalam dua musim, Jay bermain 54 kali, 44 kali di antaranya sebagai starter.

READ  Pencetak Gol Terbanyak Liga Inggris, Terbaik Sepanjang Masa

Namun, di awal musim, Jay pindah ke Go Ahead Eagles. Sejak awal musim, Jay telah berpartisipasi dalam 12 pertandingan, termasuk satu gol dan satu catatan assist. Bagi gelandang, statistik ini cukup Apik.

2. Tommy St. Jago

Tommy St. Hago adalah pilar dari Fc Utrecht di lini Pertahanan. Mendengar namanya sudah pasti menjadi hal yang menarik bagi para pecinta sepak bola tanah air. Pasalnya, kata Jago menjadi nama akhir yang berarti hebat, kuat, tangguh, suportif, terampil atau apapun yang memiliki arti khusus di bidangnya. Kebetulan, Tommy st. Jago memiliki darah Keturunan Indonesia-Belanda-Curaçao.

Tommy  dilahirkan pada tanggal 3 Januari 2000 dan menimba ilmu sepakbola di Akademi Ajax Amsterdam . Sejak Juli 2011, Tommy juga pindah ke Akademi Sepakbola Utrecht. Tommy belajar di Klub FC Utrecht selama 9 tahun dan dipromosikan untuk bersaing dengan tim senior pada Juli 2020.

Meski merupakan pemain baru, Tommy langsung nyetel dengan pasukan asuhan  Rene Hake. Bersama FC Utrecht tampil delapan kali di Eredivisie. Dalam delapan pertandingan, dia hanya tidak bermain selama 90 menit satu kali saja.

READ  Nama Kiper Barcelona, Tak Salah Disebut Penjaga Gawang Terbaik Sepanjang Masa

3. Gilles Joannes

Gilles adalah pemain sepak bola Belanda keturunan Indonesia, memperoleh darah Indonesia dari ayahnya (Jakarta). Pemain kelahiran 7 Maret 2003 itu saat ini aktif bermain untuk NAC Breda U-18, yang berpartisipasi di Dutch Youth League atau Divisi U-18. 2 Fall. Gilles bermain di posisi gelandang bertahan. Gilles telah mengenal dunia “kulit bulat” sejak Joannes berusia 6 tahun. Saat itu, Joannes bermain di klub amatir Belanda bernama Excelsior Essen.

4. Jelte Pal

Jelte Pal pemain keturunan Indonesia di Belanda yang digandeng oleh agensi milik Sergio Van Dijk, Pal bermain untuk Willem II Tilburg. Kini, pesepak bola muda berusia 18 tahun itu akan disponsori oleh Tevreden Group. Sergio van Dijk pun mengunggah video rekrutmen Jelte Pal di akun Instagram pribadinya. Mantan Persib Bandung dengan bangga memperkenalkan striker muda milik Willem II Tilburg itu.

READ  Profil Shin Tae-yong: Pelatih Sepak Bola Indonesia Asal Korea Selatan

Sebagai informasi, Jelte Pal bisa bermain sebagai penyerang, tapi juga sering bermain di sayap kanan. Memang Jelte Pal (Jelte Pal) saat ini berstatus Willem II U-21, namun sesekali ia masih bermain untuk tim U-18. Di musim ini saja, Pal bisa memainkan 2 pertandingan dengan tim yunior William II. Namun, secara umum di tim junior William II, Jelte Pal berpartisipasi dalam 14 pertandingan, termasuk 1 gol.

5. Ragnar Oratmangoen

Pemain keturunan Indonesia di Belanda lainnya yaitu Ragnar Oratmangoen yang memulai karir sepakbolanya di klub sepak bola Belanda Top Oss Youth. Baru pada 2008 Ragnar Oratmangoen bergabung dengan tim profesional Belanda NEC Nijmegen. Yang pasti, Akademi NEG Nijmegen terus menempa Ragnar Oratmangoen. Ragnar melalui berbagai level dimulai dari tim level U-17, U-19, U-21 ke tim senior.

Layaknya para pemain di Liga Belanda, Ragnar tentunya ingin mencicipi kerasnya kondisi kompetisi elit Eropa seperti Spanyol, Jerman, Inggris dan Italia. Setelah itu, tak memungkiri keinginannya bermain di Indonesia.

You May Also Like

About the Author: Peter Man